7 Istana Paling Megah di Dunia

Istana adalah tempat tinggal raja dan ratu sebuah kerajaan lengkap dengan keluarga kerajaan dan keturunannya. Istana juga merupakan tempat tinggal kepala negara atau beberapa pembesar yang memiliki pengaruh besar disebuah negara. Di Eropa, Istana juga merupakan tempat tinggal para Uskup Agung dan orang-orang yang memiliki pangkat tertinggi dalam sebuah tatanan kehidupan disana.
Di banyak negara di Eropa, istilah Istana juga diberikan kepada bangunan perkotaan yang sangat besar dan dibangun sebagai rumah-rumah pribadi bergaya aristokrat. Tulisan ini akan memberikan 10 buah istana di dunia yang dapat dikategorikan terbesar, termegah dengan gaya bangunan yang sangat unik dan sekaligus merupakan simbol peradaban disebuah negara tersebut.

1. Blenheim Palace, Oxfordshire, Inggris

Blenheim Palace
Blenheim Palace adalah rumah tinggal bagi Duke dan Duchess of 11 Marlborough dan juga merupakan tempat kelahiran Sir Winston Churchill. Terletak di areal seluas 2100 hektar taman yang indah dan Istana megah ini kelilingi oleh padang rumput yang hijau serta taman ini juga memiliki sebuah Danau yang besar. Jika Anda sempat berkunjung kesana maka pesona taman dan Istana ini akan menjadikan sebuah hari yang tak terlupakan.

2. Buckingham Palace, London, Inggris

Buckingham Palace
Buckingham Palace adalah kediaman resmi Raja Inggris di London. Terletak di Kota Westminster, istana ini adalah tempat penting untuk acara-acara kenegaraan dan kerajaan. Istana ini telah menjadi pusat keramaian bagi orang-orang Inggris pada acara-acara nasional.

3. Chateau de Versailles, Versailles, Perancis

Chateau de Versailles
Istana Versailles adalah kediaman resmi raja-raja Perancis. Awalnya merupakan sebuah pondok untuk berburu, dibangun pada tahun 1624, oleh Raja Louis XIII. Tempat ini kemudian diperluas oleh Louis XIV pada tahun 1669 dan digunakan pondok kecil sebagai tempat pertemuan rahasia dengan kekasihnya Louise de la Valliere. Louis XIV juga membangun sebuah taman dongeng yang menawan disekitar bangunan istana. Jules Hardouin Mansart, arsitek utama kerajaan memiliki rencana untuk memperbesar dan mengubah istana ini menjadi lebih hebat dari cerita Seribu Satu Malam.

4. Dolmabahce Palace, Istanbul, Turki

Dolmabahce Palace
Istana Dolmabahce di Istanbul, Turki, terletak di sisi Bosporus, Eropa. Merupakan pusat administrasi utama dari Kekaisaran Ottoman. Istana ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Mabeyn-i Humayun (khusus untuk pria), Muayede Salonu (aula seremonial) dan Harem-i Humayun (apartemen dari keluarga Sultan). Istana ini memiliki luas 45.000 persegi, dan memiliki 285 kamar, 46 aula, 6 tempat pemandian dan 68 toilet.

5. Taj Lake Palace, Udaipur, India

Taj Lake Palace
Daerah Udaipur adalah permata dari wilayah Rajasthan, memiliki suasana yang damai bahkan di jalan-jalan dan pasar. Lake Palace (sebelumnya dikenal sebagai Jaguar Niwas) adalah sebuah hotel mewah, hanya memiliki 83 kamar namun semuanya bertipe suite yang mewah dengan dinding marmer putih dan bangunan ini terletak di dasar batuan alami seluas 4 hektar. Istana ini terletak di sebuah pulau pribadi di tengah Danau Pichola. Hotel ini mengoperasikan sebuah kapal yang mengangkut para tamu ke hotel dari sebuah dermaga di Istana Kota.

6. Imperial Palace, Tokyo, Jepang

Imperial Palace
Tokyo Imperial Palace adalah kediaman utama dari Kaisar Jepang. Ini adalah area seperti taman besar yang terletak di Chiyoda, Tokyo yang berdekatan dengan Tokyo Station dan berisi berbagai bangunan seperti istana utama dan rumah pribadi dari keluarga kerajaan. Luas total termasuk taman adalah 7.41 kilometer persegi.

7. Potala Palace, Lhasa, Tibet

Potala Palace
Istana Potala adalah istana musim dingin Dalai Lama sejak abad ke-7, melambangkan Buddhaisme Tibet yang merupakan sentral dalam administrasi tradisional Tibet. Kompleks istana terdiri dari Istana Putih dan Merah dengan bangunan tambahan serta dibangun di Gunung Merah di pusat Lembah Lhasa, pada ketinggian 3.700 m.

Posted by Dinar Anhar on 23.12. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry